Sistem Pendidikan di Jepang

Siapa yang tidak tau dengan Negara yang terkenal akan keindahan bunga sakuranya ini? Jepang, adalah Negara yang memiliki penemuan-penemuan unik dan kedisiplinan warga negaranya yang terkenal ke seluruh dunia ini memang patut dijadikan contoh, tidak heran banyak orang yang ingin mendapatkan ilmu lebih banyak lagi di Jepang, salah satunya dengan berkuliah disana. Yuk kita cari tau lebih dalam gimana sih caranya bisa kuliah di Jepang

Banyak yang belum tau dan belum paham prosedur apa dulu sih yang harus kita lakukan buat kuliah di Jepang. Seperti kegiatan-kegiatan untuk menjadi anggota suatu organisasi lainnya, menjadi mahasiswa di Universitas Jepang juga memiliki tahap awal yang sama yaitu pendaftaran, dalam format pendaftaran tersebut biasanya akan tertulis persyaratan apa saja yang harus terpenuhi salah satunya yaitu persyaratan hasil ujian masuk universitas, nah ujian masuk universitas itu sendiri bisa berbeda-beda di setiap universitas dan program studi, mulai dari EJU (Examination for Japanese University Admission for International Students), JLPT (Japanese Language Proficiency Test), TOEFL, Ujian tertulis, Skripsi Pendek (menggunakan bahasa Jepang), dsb. Setelah semua data persyaratan kita terpenuhi maka kita akan dipanggil untuk wawancara dengan pihak Universitas baik via telefon, video call ataupun datang langsung, lalu kita akan diseleksi dengan calon mahasiswa lainnya dan terakhir hasil diterima atau tidaknya kita di Universitas tersebut akan diberitaukan langsung oleh pihak Universitas secara individu kepada masing-masing calon mahasiswa.

Beberapa Universitas di Jepang memiliki penilaian dengan skala GPA 3.00 namun Kebanyakan Universitas di Jepang telah memiliki penilaian GPA dengan skala 4.00 dengan sistem penilaian : yū (優) / A (100 – 80), ryō (良) / B (79 – 70), ka (可) / C (69 – 60), nin (認) / D (59 – 50), fuka (不可) / F (49 – 0). Penilaian GPA sendiri terdiri dari total penilaian : Nilai Tes + Nilai Kehadiran + Nilai Tugas. Untuk universitas, kelulusan membutuhkan minimal 124 sks dan jumlah kredit yang diperlukan untuk setiap universitas. Untuk mendapatkan 1 sks, diperlukan 45 jam waktu belajar, termasuk waktu persiapan dan mengulas pertemuan sebelumnya.

Durasi kuliah yang akan kita lalui di Jepang dari awal hingga lulus hampir sama dengan durasi kuliah di Indonesia, yaitu : Program S1 selama 4 tahun, Program S2 selama 2 tahun dan Program S3 selama 3 tahun, namun semuanya kembali lagi kepada ketentuan program apa yang dipilih dan komitmen dari masing-masing Individu.

Kuliah dimanapun mewajibkan kita buat bersungguh sungguh dalam menjalankannya biar ga buang-buang waktu dan biaya kan, apalagi di Jepang, mengingat kedisiplinan warga negaranya yang tinggi bakal bikin kita harus extra bersungguh sungguh untuk bersaing dalam prestasi di Universitas, tapi percaya deh usaha ga akan menghianati hasil, jadi yuk semangat terus!

photo : en.wikipedia.org

×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@gate-la.com

× How can I help you?