Sistem Pendidikan di Jerman

Negara dengan keindahan alamnya dan kualitas pendidikan yang gak perlu diragukan lagi ini tentu saja bakal membuat banyak orang punya keinginan buat kuliah di Jerman. Selain itu kuliah S1 di Universitas Negeri di Jerman BEBAS BIAYA loh alias GRATIS, baik untuk warga lokal ataupun asing dan lagi S2 di sini GRATIS biaya pendidikan loh hanya dikenakan biaya kontribusi per semester sebesar €150 – €250 saja, kebayang ga sih dengan biaya segitu kita bisa kuliah di Jerman dengan pendidikan yang tinggi dan kualitas pendidikan yang ga main-main. Yuk cari tau gimana sih caranya kuliah di Jerman?

Hal pertama yang bakalan kita hadapi saat hendak kuliah di Jerman yaitu seleksi masuk Universitas, caranya adalah melakukan pendaftaran terlebih dahulu, saat mendaftar kita bakalan dikasih tau apa aja persyaratan yang harus dilengkapi, salah satunya adalah persyaratan melakukan test ujian masuk Universitas, nah tes nya ini bisa bermacam-macam sesuai program studi dan apa yang diminta oleh Universitas, mulai dari TOEFL/IELTS, TestDaF, DSH, GMAT, GRE dan yang paling unik di Jerman ada Aptitude Test atau Tes Bakat yaitu : TestAS (Test for Academic Studies) adalah tes yang menilai siswa dari negara-negara non-EU untuk menentukan kemungkinan siswa tersebut akan berhasil menyelesaikan program gelar mereka dalam suatu universitas di Jerman. Setelah semuanya lengkap dan dilalui kita akan diminta untuk wawancara dengan pihak universitas, untuk calon mahasiswa yang berada di luar kota/negeri biasanya universitas mengadakan wawancaranya melalui telfon atau video call, nah setelah wawancara semua data kita bakalan diseleksi dengan calon-calon mahasiswa lainnya terus hasilnya bakalan dikasih tau oleh pihak universitas secara individu.

Sistem penilaian GPA di Jerman agak sedikit berbeda dengan Negara-negara lainnya, Jerman memiliki skala penilaian 5.0 dengan 1.0 adalah nilai tertinggi dan 5.0 adalah nilai terendah, penilaiannya terdiri dari : Sehr Gut (1.0 – 1.3), Gut (1.7 – 2.3), befriedigend (2.7 – 3.3) ausreichend (3.7 – 4.0), mangelhaft (5.0).

Kuliah di Jerman memiliki durasi yang hampir sama dengan di Indonesia, program studi S1 dibutuhkan waktu 3 – 4 tahun untuk lulus dan khusus jurusan kedokteran masa studinya bisa mencapai 6 – 8 tahun, program studi S2 berlangsung selama 2 tahun dan program S3 bervariasi tergantung program studi yang diambil namun standarnya adalah 3 tahun.

Hidup di Jerman pasti menjadi kesenangan dan pengalaman tersendiri, memiliki pendidikan bersubsidi dengan kualitas kelas dunia, masa depan yang menjanjikan di dunia kerja, segala tunjangan fasilitas kehidupan yang memadai, bentuk-bentuk hiburan yang tak terhitung dan segala kegiatan menarik lainnya bisa kita dapetin di Jerman, jadi tunggu apa lagi?? Yuk mulai sekarang kita semangat mempersiapkan masa depan yang lebih cerah~

photo : esmera-project.eu

×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@gate-la.com

× How can I help you?