Sistem Pendidikan di Mesir

Siapa sih yang ga tau soal universitas-universitas ternama yang ada di Mesir? Khususnya bagi para peminat ilmu agama dan ingin mendalaminya, kuliah di Mesir adalah sebuah cita-cita yang pingin banget dong tercapai? Selain itu juga mesir punya banyak banget peninggalan sejarah para Nabi dan peninggalan-peninggalan sejarah lainnya yang ga akan ternilai harganya juga bakal memberikan kita banyak ilmu dan pengalaman baru dengan mendatanginya langsung loh.

Jangan biarin cita-cita kamu kuliah di Mesir ini hanya akan menjadi mimpi, karena bukan ga mungkin kamu wujudkan jadi kenyataan. Hal pertama yang harus kamu ketahui dan lakukan untuk kuliah di Mesir adalah memilih universitas yang ingin kamu tuju dan mulai mendaftarkan diri di universitas tersebut, dalam proses pendaftaran itu kamu akan dimita untuk melengkapi segala persyaratan  salah satunya adalah mengikuti ujian masuk universitas sesuai waktu dan tempat yang sudah ditentukan, ujian tersebut berupa Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi: Bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’) ditambah Pengetahuan dasar Agama Islam dan Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi: Bahasa Arab (percakapan, terjemah dan pemahaman teks) serta hafalan Al-Qur’an minimal 2 juz;. Setelah itu pengumuan sekelsi akan diinfokan kepada masing-masing calon mahasiswa yang telah mendaftar dan mengikuti ujian dan untuk mahasiswa asing yang hendak mendaftar S2 harus hafal 8 juz Al Quran.

Sistem penilaian dalam perkuliahan di Mesir menggunakan GPA skala 4.0 dengan penilaian : A (100 – 90), A- (89 – 80), B (79 – 65), C (64,9 – 50),D (49 – 35), F (34.9 – 0). Seorang profesor mengevaluasi kinerja siswa selama semester melalui (kehadiran, ujian tengah semester, tugas dan ujian akhir semester) GPA seorang mahasiswa tidak boleh kurang dari 2.0 (C) saat kelulusan.

Program S1 di Mesir memiliki masa kuliah selama 4 tahun, kecuali pada fakultas Syari’ah dan Hukum Umum yang mempunyai masa kuliah selama 5 tahun, Masa kuliah pada program S2  hanya 2 tahun, ditambah 2 tahun lagi untuk menulis risalah (thesis) untuk meraih gelar MA (Master of Art) dan Pada program S3 tidak ada masa kuliah lagi, jadi langsung menulis disertasi untuk meraih gelar doktor.

Yuk Persiapkan kesehatan kita, bahasa Arab dalam komunikasi dan baca kitabnya, hafalan Al-Quran minimal 8 juz. Pelajari juga tentang budaya di Mesir, biar nantinya kita ga kaget dengan budaya dan cuaca di Mesir. Setibanya di Mesir kita harus mempelajari lagi  budaya, bahasa, cuaca mesir, dan cari teman dari Indonesia ataupun Mesir yang baik dan semangat selain itu setelah mulai kuliah disana juga kita harus punya target yang jelas dan lakukan dengan istiqomah.

photo : en.wataninet.com



Sistem Pendidikan di Korea Selatan

SISTEM PENDIDIKAN DI KOREA SELATAN

Kuliah di Korea Selatan telah menjadi cita-cita untuk sebagian orang atau mungkin kamu juga adalah salah satu dari banyaknya orang yang ingin berkuliah di Korea??. Sama halnya dengan kuliah di Indonesia, kuliah di Korea juga membutuhkan persiapan yang matang, nah sudah sejauh mana nih persiapan dan pengetahuanmu soal kuliah di Korea Selatan?? Yuk kita bahas lebih lanjut lagi

            Hal pertama yang akan kita hadapi adalah seleksi masuk Universitas yang kita tuju. Setiap Universitas biasanya sudah menyediakan format pendaftaran tersendiri bagi para calon mahasiswa internasional untuk dilengkapi bersamaan dengan melampirkan STTB, Transkrip Nilai, Bukti dapat berbahasa Korea (TOPIK) atau bukti dapat berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS), segala bentuk kelengkapan dokumen yang menunjukan kewarganegaraan (KTP, KK, Paspor, dll), study plan, surat rekomendasi, referensi konselor dan bukti kesanggupan finansial. Setelah semua data yang diperlukan telah lengkap, maka Universitas akan memanggil para calon mahasiswanya untuk melangsungkan wawancara, baik melalui telfon, video call ataupun secara langsung. Tahap terakhir setelah wawancara selesai, Universitas akan mengirimkan hasil wawancara tersebut dan member tahu apakah kita lulus atau gagal kepada para calon mahasiswanya.

            Sistem penilaian untuk proses belajar mengajar di Korea Sendiri hampir sama dengan Negara-negara lainnya yaitu menggunakan sistem GPA (Grade Point Average) atau biasa kita sebut dengan IPK. Bedanya dengan di Indonesia IPK hanya memiliki skala 4,00 sedangkan di Korea GPA memiliki skala penilaian 4,50.

            Durasi perkuliahannya pun berbeda-beda, mulai dari program s1 yang berdurasi 4 tahun (khusus untuk program kedokteran berdurasi 6 tahun) dan program s2 serta s3 yang berdurasi 2 tahun (tergantung program yang diambil).

Ketika kamu mau daftar kuliah ke Korea, daftarlah seawal mungkin. Agar langsung terdata. Karena persaingan masuknya cukup sulit. Namun, untuk bisa adaptasi dengan sistem kuliah di Korea itu nggak sulit-sulit amat, kok. Semua bisa karena terbiasa. Jadi jangan tunda-tunda lagi persiapan kamu untuk kuliah di Korea ya ^^

photo : expat.com

×

Hello!

Click one of our representatives below to chat on WhatsApp or send us an email to info@gate-la.com

× How can I help you?